Motor Stepper (part 2)

Secara umum konstruksi motor Stepper terdapat beberapa macam model yaitu; Motor stepper dengan menggunakan magnet permanen pada rotornya, motor stepper dengan rotor berbahan besi lunak non-magnetizes atau yang biasa disebut motor stepper Variable Reluctant, dan motor stepper Hybrid Syncronous yang merupakan kombinasi dari 2 konstruksi rotor pada motor stepper sebelumnya.

Permanent Magnet Motor Stepper, memiliki rotor yang berbentuk bundar dengan magnet permanen yang penempatannya diselang-seling. Motor dengan permanen magnet ini memiliki torsi yang besar namun memiliki resolusi yang rendah dalam pergerakan langkahnya.

Variable Reluctant Motor Stepper, memiliki rotor yang menggunakan bahan besi lunak yang bergerigi yang ditarik oleh medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan stator yang aktif. Pergerakan langkah dari motor stepper ini dipengaruhi dari jarak stator dan antar gigi dari rotor.

Hybrid Syncronous Motor Stepper, kombinasi dari dua steppers sebelumnya yang memiliki rotor begigi dari magnet permanen dan juga stator bergigi. Motor tipe ini paling banyak digunakan dalam berbagai aplikasi karena kinerja lebih baik. Motor tipe hibrid dapat menghasilkan resolusi pergerakan langkah yang tinggi.

Pada sistem rangkaian motor stepper dibedakan menjadi 2 macam berupa motor stepper unipolar dan bipolar. Rancangan motor stepper unipolar ditujukan untuk memudahkan pengoperasian dengan cara memasang saklar elektronik pada setiap ujung kumparan terhadap titik tengah kumparan dan memberikan arus tegangan dc berbentuk pulsa bergantian pada setiap saklar. Sedangkan rangkaian motor stepper bipolar diperlukan rangkaian yang lebih kompleks dari unipolar, karena diperlukan arus tegangan pulsa pada kumparan stator namun berubah dari positif ke negatif dan sebaliknya. Keunggulan yang dimiliki motor stepper bipolar adalah memberikan torsi gerak yang lebih besar dari motor stepper unipolar.

18 thoughts on “Motor Stepper (part 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

my whatsapp